Mengenang Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu, Tokoh Penggerak Awal Program Bela Negara Nasional

oleh | Mei 31, 2026 | Bela Negara, Berita | 0 Komentar

Mengenang Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu, Tokoh Penggerak Awal Program Bela Negara Nasional.

Jakarta – Nama Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Program Bela Negara di Indonesia. Saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019, Ryamizard menjadi tokoh utama yang membangun, mengembangkan, sekaligus mempopulerkan kembali semangat Bela Negara secara nasional.

Meski konsep Bela Negara telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan berbagai peraturan perundang-undangan, Ryamizard dinilai berhasil menghidupkan kembali program tersebut melalui berbagai langkah strategis yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Pertahanan gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan Bela Negara kepada berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas-komunitas di berbagai daerah.

Pada tahun 2015, Ryamizard secara resmi meluncurkan Program Kader Bela Negara yang bertujuan membentuk generasi bangsa yang memiliki semangat cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesiapan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Program tersebut bahkan menargetkan pembentukan jutaan kader Bela Negara dalam jangka panjang.

Menurut Ryamizard, Bela Negara bukan semata-mata urusan militer, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa. Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih menitikberatkan pada pembinaan karakter, nasionalisme, disiplin, dan semangat gotong royong.

Atas dedikasi dan perannya yang sangat besar, banyak kalangan masyarakat maupun media massa menyebut Ryamizard Ryacudu sebagai “penggagas” atau “pencetus Program Bela Negara modern” di Indonesia. Sebutan tersebut muncul karena keberhasilannya mengangkat kembali program yang sebelumnya kurang dikenal menjadi gerakan nasional yang mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Warisan pemikiran dan perjuangan Ryamizard Ryacudu dalam memperkuat kesadaran Bela Negara hingga kini masih dirasakan manfaatnya. Semangat yang ditanamkannya menjadi bagian penting dalam upaya membangun karakter bangsa serta menjaga kedaulatan, keutuhan, dan masa depan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

“Bela Negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi kewajiban seluruh warga negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.” — Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu.

Segenap Jajaran Pengurus dan Anggota FKBN (Forum Kader Bela Negara) RI mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu pada 31 Mei 2026, Kader Bela Negara Se-Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga kedaulatan negara serta menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi penerus melalui Program Bela Negara.

Dedikasi, ketegasan, dan komitmen beliau dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan akan selalu dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Warisan pemikiran dan perjuangannya di bidang pertahanan serta pembinaan karakter kebangsaan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia.

Selamat jalan Jenderal TNI (Purn) H. Ryamizard Ryacudu. Terima kasih atas pengabdian, keteladanan, dan perjuangan yang telah diberikan untuk bangsa dan negara. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Bangsa Indonesia berduka. Semangat Bela Negara yang telah beliau tanamkan akan terus hidup untuk menjaga kedaulatan, keutuhan, dan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red/FKBN)